reff:
Rasa sesal di dasar hati
diam tak mau pergi
haruskah aku lari dari
kenyataan ini
pernah kumencoba tuk sembunyi
namun senyummu
tetap mengikuti
Cuplikan lagu Iwan Fals dengan judul Yang Terlupakan sama dengan perasaanku saat ini. Cuman bedanya rasa sesal yang ada dalam lagu Iwan Fals timbul karena teringat seseorang kekasih yang pernah dicintainya, dan membuat dosa, lalu ditinggalkanya. Sedang penyebab rasa sesal didalam hatiku timbul karena minimnya informasi yang disediakan Kampus Tentang Uang Kuliah Tunggal, Minimnya keuangan Kampus. Adanya Kampus dengan Uang Kuliah Tunggal yang ralatif jauh lebih rendah untuk level ekonomi yang relatif sama dengan program studi dan jenjang pendidikan yang relatif sama. Juga rasa sesal timbul karena perbedaan Penilaia derajat/angka kemampuan menurut kampus dengan menurut saya sendiri.
Ini cuplikan keputusan menteri, tentang UKT yang berghubungan dengan kemampuan ekonomi. Sumber http://www.kopertis12.or.id/2014/08/06/permendikbud-no-732014-perubahan-atas-biaya-kuliah-tunggal-dan-uang-kuliah-tunggal-ptn.html
Kalaulah setiap kampus menyajikan informasi seperti ini
saya bisa memilih kampus yang termurah, hidup mungkin bisa lebih makmur. Mungkinkin penghasilan lebih dari cukup untuk kuliah dua anak, dan satu anak. masuk SMA. Sisanya bisa membeli dua laptop baru, engga seperti sekarang membeli laptop bekas dari olx seharga sekitar satu jutaan, yang rusak lagi-rusak lagi. Mungkin juga bisa membeli dua sepeda motor baru engga kayak sekarang membeli 2 motor bekas yang rusak lagi-rusak lagi, ditilang polisi lagi-ditilang polisi lagi, karena belum dibayar pajaknya. Padahal udah dibilangin kalau pergi ke kampus jangan lewat Jalan Raya, Kalau mau ke Kota pakai speda motor yang isi pajaknya walaupun motor tua ciptaan tahun 1986, karya Honda.
Kampus-kampus...kenapa atuh, saat itu mengalami kendala keuangan? Banyak kampus yang dapat memberi keringanan (katanya). Ada yang disuruh membuat esei, ada yang wawancara. Ah...kampus ini mah, malah menyuruh korbankan satu. ck ck ck.... Juga petugas UKT-nya susah si temui. Terakhir terlihat lagi bawa kamera, mungkin foto-foto pelaksanaan Ujian Saringan Masuk Mandiri, dan engga bisa di ajak kompromi, mungkin agar quota Mahasiswa Baru yang melalu Ujian Saringan Masuk Mandiri lebih banyak lagi...
Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.
Rasa sesal di dasar hati
diam tak mau pergi
haruskah aku lari dari
kenyataan ini
pernah kumencoba tuk sembunyi
namun senyummu
tetap mengikuti
Cuplikan lagu Iwan Fals dengan judul Yang Terlupakan sama dengan perasaanku saat ini. Cuman bedanya rasa sesal yang ada dalam lagu Iwan Fals timbul karena teringat seseorang kekasih yang pernah dicintainya, dan membuat dosa, lalu ditinggalkanya. Sedang penyebab rasa sesal didalam hatiku timbul karena minimnya informasi yang disediakan Kampus Tentang Uang Kuliah Tunggal, Minimnya keuangan Kampus. Adanya Kampus dengan Uang Kuliah Tunggal yang ralatif jauh lebih rendah untuk level ekonomi yang relatif sama dengan program studi dan jenjang pendidikan yang relatif sama. Juga rasa sesal timbul karena perbedaan Penilaia derajat/angka kemampuan menurut kampus dengan menurut saya sendiri.
Ini cuplikan keputusan menteri, tentang UKT yang berghubungan dengan kemampuan ekonomi. Sumber http://www.kopertis12.or.id/2014/08/06/permendikbud-no-732014-perubahan-atas-biaya-kuliah-tunggal-dan-uang-kuliah-tunggal-ptn.html
Kalaulah setiap kampus menyajikan informasi seperti ini
saya bisa memilih kampus yang termurah, hidup mungkin bisa lebih makmur. Mungkinkin penghasilan lebih dari cukup untuk kuliah dua anak, dan satu anak. masuk SMA. Sisanya bisa membeli dua laptop baru, engga seperti sekarang membeli laptop bekas dari olx seharga sekitar satu jutaan, yang rusak lagi-rusak lagi. Mungkin juga bisa membeli dua sepeda motor baru engga kayak sekarang membeli 2 motor bekas yang rusak lagi-rusak lagi, ditilang polisi lagi-ditilang polisi lagi, karena belum dibayar pajaknya. Padahal udah dibilangin kalau pergi ke kampus jangan lewat Jalan Raya, Kalau mau ke Kota pakai speda motor yang isi pajaknya walaupun motor tua ciptaan tahun 1986, karya Honda.
Kampus-kampus...kenapa atuh, saat itu mengalami kendala keuangan? Banyak kampus yang dapat memberi keringanan (katanya). Ada yang disuruh membuat esei, ada yang wawancara. Ah...kampus ini mah, malah menyuruh korbankan satu. ck ck ck.... Juga petugas UKT-nya susah si temui. Terakhir terlihat lagi bawa kamera, mungkin foto-foto pelaksanaan Ujian Saringan Masuk Mandiri, dan engga bisa di ajak kompromi, mungkin agar quota Mahasiswa Baru yang melalu Ujian Saringan Masuk Mandiri lebih banyak lagi...
Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar